Materi 1 VIII

1.Beriman kepada kitab-kitab Alloh SWT

Kitab-kitab Allah merupakan pedoman hidup bagi umat
manusia guna memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan di
akhirat. Kitab suci selain Al Qur’an, yaitu Zabur, Taurat, dan Injil,
berlaku dalam waktu tertentu (terbatas). Hanya Al Qur’an yang
berlaku sampai akhir zaman. Al Qur’an juga merupakan satusatunya kitab suci yang dijamin keasliannya hingga akhir zaman.
Bagaimanakah cara kita mengimani kitab-kitab Allah tersebut?
Dalam bab ini kita akan mempelajari apa dan bagaimana kita harus
mengimani kitab-kitab Allah swt

A Pengertian Iman Kepada Kitab-Kitab Allah

Menurut bahasa, iman adalah percaya atau membenarkan.
Menurut istilah, iman adalah kepercayaan yang diyakini
kebenarannya dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan
dengan perbuatan. Jadi, iman kepada Allah swt. artinya percaya
dan meyakini bahwa Allah mempunyai kitab yang telah diturunkan
kepada para rasul agar menjadi pedoman bagi umatnya. Hukum
beriman kepada kitab-kitab Allah adalah fardu ’ain. Orang yang
tidak mempercayai adanya kitab-kitab Allah dinamakan kafir,
sebagaimana firman Allah swt. dalam Surah Al-Baqarah ayat 213,
berikut ini.
Artinya: ”Manusia itu adalah umat yang satu (setelah timbul
perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai
pemberi kabar gembira pemberi peringatan, dan Allah
menurunkan bersama mereka kitab dengan benar, untuk
memberi keputusan di antara manusia tentang perkara
yang mereka selisihkan. Tidaklah berselisih tentang kitab
itu, melainkan orang datang kepada mereka keteranganketerangan yang nyata karena dengki antara mereka
sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang
beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka
perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu
memberi petunjuk orang-orang yang dikehendakiNya
kepada jalan lurus.” (Q.S. al-Baqarah/2: 213)

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: